Debitur yang berniat melakukan pinjaman online resmi rata-rata didasari oleh kebutuhan konsumtif yang mendesak. Hal tersebut dikarenakan masyarakat kurang memiliki manajemen keuangan yang baik, salah satunya pengetahuan tentang menabung dan berinvestasi.

Investasi kerap dikaitkan dengan “penipuan” karena banyaknya kasus-kasus investor bodong menggelapkan dana nasabah, yang membuat masyarakat jadi terlanjur parno. Di pihak lain, berinvestasi juga seakan di stigmakan hanya bisa dilakukan oleh orang kaya saja, sehingga kebanyakan orang malas mencari tahu lebih lanjut.

Padahal ada banyak sekali jenis-jenis instrumen investasi yang dikeluarkan oleh lembaga keuangan baik pemerintah maupun swasta. Selain itu biaya pembeliannya juga cukup terjangkau sehingga bisa dimiliki oleh semua kalangan.

Hindari Pinjaman Online Resmi dengan Produk Investasi

Investasi merupakan penempatan dana ke suatu lembaga keuangan atau membeli produk-produk tertentu yang bisa mendatangkan keuntungan. Semakin lama disimpan, maka keuntungan yang didapat juga akan meningkat.

Jadi biarpun tidak bekerja, seseorang tetap bisa membuat uangnya tumbuh dengan berinvestasi, sehingga tidak bergantung pada pinjaman online resmi. Berikut instrumen investasi yang cocok dikoleksi terutama untuk para pemula, yaitu:

  • Deposito

Salah satu jenis investasi yang sudah sangat familiar di masyarakat adalah deposito. Menyimpan uang di deposito memiliki keuntungan bunga yang lebih besar dibandingkan tabungan bank, apalagi dalam nominal besar. Instrumen ini sangat cocok bagi pemula karena cenderung rendah resiko dan return bulanannya stabil.

  • Logam mulia

Emas merupakan salah satu jenis logam mulia yang paling banyak dikoleksi bahkan hingga zaman dahulu. Sifat-sifat istimewa yang dimiliki membuatnya sudah sejak dulu diperdagangkan sebagai alat tukar. Jika untuk kebutuhan investasi, belilah emas batangan yang sekarang bahkan bisa dijumpai dalam bentuk digital.

  • Reksadana

Instrumen ini memungkinkan seseorang untuk menyerahkan dana kepada pengelola keuangan yang disebut MI (Manajer Investasi). Jadi nanti merekalah yang akan mengatur uang tersebut ke pos-pos tertentu yang dapat memaksimalkan return. Sedangkan investor hanya tinggal duduk sembari menikmati uangnya terus bertumbuh.

Masih banyak instrumen investasi lain misalnya: obligasi, P2P lending, ETF, saham, dan lain-lain yang bisa disesuaikan dengan profil risiko investor. Dengan mulai mengenal investasi, berarti seseorang sudah berupaya membuat keuangan lebih sehat sehingga terhindar dari jerat pinjaman online resmi.

By skyweb