Bahaya Menjadi Seorang Workaholic

Workaholic sekilas terdengar mirip dengan seorang pekerja keras, tetapi kenyataannya sungguh berbeda. Mereka yang workaholic adalah seorang yang gila bekerja dan susah memahami batasan-batasan yang seharusnya.

Bahaya Menjadi Seorang Workaholic

Bahaya Menjadi Seorang Workaholic (pixabay)

Wowsiap.com – Workaholic sekilas terdengar mirip dengan seorang pekerja keras, tetapi kenyataannya sungguh berbeda. Mereka yang workaholic adalah seorang yang gila bekerja dan susah memahami batasan-batasan yang seharusnya.

Seseorang yang tadinya memang pekerja keras, karena alasan tertentu bisa menjadi seorang yang gila bekerja. Apakah itu karena ingin mengejar materi, kepercayaan, status, jabatan, ataupun karena adanya teknologi yang memudahkan kita untuk melakukan apapun di dalam pekerjaan.

Jika Anda berada dalam kondisi seperti ini, Ada baiknya Anda mengetahui dampak negatif workaholic yang akan dihadapi. Seperti di bawah ini

Stres dan Depresi

Di satu titik dalam kehidupannya, orang yang gila bekerja akan mudah stres dan depresi. Prestasi yang dicapai saat bekerja ternyata tidak cukup untuk mengisi kekosongan yang mereka rasakan. Karena, sebelumnya mereka terlalu mengandalkan diri sendiri. kecemasan dan ketakuannya pun mereka simpan sendiri serta merasa gengsi untuk mengakui kelemahannya di depan orang lain.

Emosi dan Mudah Tersinggung

Bekerja terlalu berlebihan tanpa sadar membuat seseorang menjadi pemarah dan mudah emosi. Pikirannya selalu fokus pada pekerjaan dan tidak punya waktu untuk memikirkan dunia luar, sehingga perasaannya menjadi sensitif untuk hal-hal yang tidak diketahuinya di luar sana. Misalnya saja, candaan yang dilontarkan seorang teman akan ditanggapinya secara serius.

baca juga berita terkini tentang kesehatan lainnya

Kurangnya Waktu Tidur

Bekerja over time juga bisa mengurangi jatah waktu tidur yang berdampak bagi kesehatan. Orang yang kurang tidur akan meningkatkan hormon stres dalam tubuh. Hormon stres tersebut bisa memengaruhi kerja jantung dan merusak pembuluh darah, yang bisa menyebabkan tekanan darah tinggi.

Tidak hanya itu, kurang tidur juga membuat metabolisme tubuh berkurang dan menurun, dimana kemampuan tubuh untuk mencerna glukosa semakin berkurang. Inilah yang akan menyebabkan kita terkena penyakit diabetes serta obesitas.

Hubungan Sosial yang Tidak Baik

workaholik tidak mempunyai waktu yang cukup untuk bisa berkomunikasi, bercerita, atau mengobrol dengan orang lain. Akibatnya, selisih paham pun akan sering terjadi.

Penelitian yang dilakukan University of North Carolina menemukan fakta bahwa rata-rata di mana satu pasangan yang salah satunya adalah workaholic, maka kemungkinan perceraiannya lebih tinggi dua kali lipat dibandingkan dengan pasangan biasa.

Berdampak Buruk Terhadap Bisnis

Karyawan yang bekerja 60, 70, atau pun 80 jam dalam seminggu kelihatannya akan menguntungkan sebuah perusahaan, tetapi penelitian membuktikan sebaliknya.

Seperti dilansir dari Harvard Business Review, karyawan yang gila bekerja sesungguhnya sangat berkontribusi dalam peningkatan biaya asuransi kesehatan perusahaan. Oleh sebab itu, bekerjalah sesuai dengan waktunya agar semua yang ada di dalam kehidupan bisa berjalan dengan baik dan kesehatan pun tetap terjaga.

EDITOR : Novie Francois