Asyiknya memiliki Rumah kayu Sederhana 2 Lantai

Rumah kayu yang identik dengan rumah panggung kini mengalami banyak perubahan dari segi konsep desain, ide interior bahkan dari material dasar yang dipakai maupun digunakan sebagai konstruksi pembuatanya.  Pembawaannya yang mampu menimbulkan suasana yang natural dan hangat banyak diminati oleh banyak masyarakat.  Namun di indonesia yang beriklim tropis, model rumah kayu boleh jadi menjadi bangunan yang mahal.  Bagaimana tidak rumah yang berbahan dasar kayu ini sangat membutuhkan perawatan ekstra sehingga sangat sedikit rumah kayu yang bisa ditemui di wilayah yang beriklim tropis seperti di indonesia.  Hal ini biasanya dapat ditemui bangunan-bangunan kecil saja yang terbuat dari bahan dasar kayu.

Seperti gambar foto rumah kayu mungil di bawah ini yang hanya mempunyai luasan minimal sekitar 25m2 saja.  Bentuk dan model rumah kayu-rumah kayu sederhana seperti ini digunakan bukan untuk berfungsi sebagai rumah utama melainkan hanya digunakan untuk sarana rekreasi atau refreshing yang sifatnya hanya sementara.

Mengikuti luasan rumah yang kecil, denah rumah sederhana bisa diaplikasikan untuk menata ruangan beserta interiornya agar rumah kayu ini terlihat menjadi elegan.  Bukaan jendela yang banyak untuk sirkulasi udara dan permainan warna cat yang berani bisa menjadi salah satu ide dalam mempercantik rumah kayu.  Kombinasi bahan interior dari kayu dan interior besi juga bisa diterapkan pada model rumah berbahan kayu, rumah kayu dengan batu alam juga bisa menjadi alternatif lain untuk menambah kesan alami dan natural pada rumah kayu.  Beragam gambar rumah dengan berbagai macam type seperti rumah kayu sederhana minimalis, rumah kayu modern artistik, rumah kayu kombinasi batu alam dll banyak dijumpai di negara yang memiliki iklim bukan tropis.Karena perawatan rumah dengan bahan dasar kayu ini mengharuskan perawatan yang lebih jika dibandingkan dengan rumah dengan material tembok.

Beberapa tips dalam merawat rumah kayu antara lain:

-melakukan pelapisan ulang atau coating setidaknya 6 bulan sekali, hal ini dilakukan karena cuaca panas, angin dan hujan yang memang menjadi musuh dari bahan kayu.carilah bahan coating yang bagus dan ramah lingkungan sesuaikan dengan fungsinya dengan tepat agar bahan kayu tetap awet dan terlihat alami.

-Gunakan anti rayap secara berkala,jika terlihat ada rayap yang mulai menyerang,segera musnahkan agar rayap tidak merembet ke tempat yang lain.  Gunakan jasa pengontrol pest agar rayap bisa dicegah perkembangbiakannya.

-Dengan bahan kayu yang mudah berdebu, maka rutinitas bersih-bersih mutlak diperlukan untuk menjaga keawetan material kayu itu sendiri,misalkan dengan cara dipel namun harus segera dikeringkan, dilap dengan air biasa bukan dengan sabun cuci karena kayu bersifat peka terhadap zat kimia.