Tiap negara pasti mempunyai budaya unik dan adat yang berbeda. Adat atau tradisi itu sudah dilaksanakan oleh nenek moyang semenjak jaman dahulu secara turun-temurun. Biasanya adat itu masih dilaksanakan walau di jaman kekinian seperti sekarang ini.

Dari semua adat yang berada di penjuru dunia ini mempunyai keunikannya semasing. Kekhasan itu membuat tradisi-tradisi itu jadi keunikan dari sebuah warga tradisi di beberapa negara untuk dapat dikenal oleh warga luar. Beberapa budaya unik yang lain untuk kegiatan umum di beberapa negara lain mempunyai kekhasan tertentu.

10 Budaya Unik di Dunia, Beberapa Terbilang Ekstrim!

Ketidaksamaan budaya kadang bisa membuat orang berasa canggung atau ketidaktahuan. Pikirkan bila dilahirkan di Inggris, India, atau Australia misalkan, dan melancong ke arah tempat lain.

Budaya unik yang dipunyai sebuah negara dapat menjadi daya magnet sendiri untuk beberapa wisatawan. Federasi Bangsa-Bangsa (PBB) memutuskan 9 Agustus sebagai Hari Warga Tradisi Dunia Sedunia. Perayaan ini diperuntukkan agar kita sadar begitu keutamaan warga tradisi sebagai ahli waris dan pegiat budaya.

Dilansir dari laman mpotimes, berikut 10 Budaya Unik di Dunia, Beberapa Terbilang Ekstrim!

1. Memanjangkan leher, Suku Karen – Thailand

Budaya unik memanjangkan leher ini terjadi di Suku Karen yang dari daratan tinggi Tibet. Saat ini, mereka tinggal di Baan Tong Senggang bersama tujuh suku yang lain di Thailand sisi utara. Ada juga yang tinggal di wilayah Pet Pan, Myanmar.

Wanita di Suku Karen yakin, makin panjang lehernya akan membuat performanya semakin elok. Mereka memakai banyak cincin kuningan di lehernya, makin panjang akan kelihatan semakin terpandang.

2. Menari bersama mayat, Madagaskar

Budaya unik selanjutnya adalah menari bersama mayat atau Famadihana sebagai adat temurun di sejumlah wilayah Madagaskar. Ritual ini umumnya dilaksanakan pada Juni sampai September. Tidak cuman menari, mereka menukar kain yang menyelimutinya mayat itu.

3. Hari Thaipusam, Suku Tamil

Hari Thaipusam diperingati warga Hindu di India, Malaysia, Sri Lanka, Myanmar, Thailand, dan lain-lain. Sebagian besar orang-orangnya sebagai turunan Suku Tamil dari Bangsa Dravida yang dari Asia Selatan. Budaya unik ini masih dilakukan hingga kini sebagai penghormatan kepada Dewa.

Thaipusam diadakan untuk menghargai Dewa Perang Hindu, Muragan. Sebagai bukti penghormatan dan penebusan dosa, sebagian orang akan menyerang segi kulit dada dan belakang. Ritus ini berjalan di bulan kesepuluh dalam kalender Hindu.

4. Hanami, Jepang

Di Jepang, ada sebuah budaya unik namanya Hanami ketika pohon sakura mulai berbunga. Awalannya, aktivitas ini datang dari keluarga bangsawan, lalu menebar ke kelompok samurai sampai khalayak luas.

Tidak seperti saat ini, dahulu warga Jepang bergabung di bawah pohon sakura untuk membikin puisi classic. Cuman ada lokasi-lokasi untuk Hanami, yaitu Tokyo, Osaka, Nagoya, Hiroshima, Kyoto, dan sebagainya.

5. Tulip Time, Belanda

Budaya unik di Belanda, mereka menyongsong mekarnya bunga tulip dengan adat Tulip Time. Acara berjalan mulai 5-13 Mei dengan melangsungkan parade. Warga lokal akan kenakan pakaian tradisionil Belanda, menari bersama pasangan, sampai menyanyikan lagu ciri khas.

6. Tato tubuh, Suku Kalinga – Filipina

Seperti Suku Dayak di Kalimantan, Suku Kalinga di Filipina ini punyai budaya unik dalam mentato badannya. Tato dibuat dengan dipukul dengan kayu pemukul, tintanya dibuat dari gula dan jelaga.

Tato itu bukan sekedar gambar, ada arti dibalik itu semua. Untuk beberapa wanita Suku Kalinga, tato seperti perhiasan. Spesialnya kembali, mereka yang bertato mengisyaratkan telah pertanda masak dan siap dipinang.

7. Cheese Rolling Race, Inggris

Berdasar buku Fotheringham’s Sporting Trivia kreasi Will Fotheringham Cheese Rolling Races telah berjalan semenjak 400 tahun kemarin. Balapan di atas bukit ini sebagai pertanda diawalinya musim panas dan ritus untuk pastikan hasil panen yang bagus. Seluruh orang dapat mengikutiinya dengan hadiah khusus berbentuk keju terbaik bikinan Diana Smart.

8. Rambut sundul, Suku Miao – China

Beberapa wanita di Suku Miao, Guizhou, Tiongkok, punyai budaya unik dalam mengatur rambutnya. Mereka kumpulkan rambut nenek moyangnya yang rontok untuk jadi konde. Nanti konde itu akan dipakai untuk beberapa acara tradisi.

Antiknya kembali, konde itu akan diturunkan secara temurun dari ibu ke anak wanitanya. Tidaklah aneh jika rambutnya besar sekali seperti sebuah sundul.

9. Tutup hidung, Suku Apatani – India

Suku Apatani hidup di Ziro Valley, sebuah dusun kecil di Arunachal Pradesh, India. Budaya unik untuk wanita di situ sama dengan tato lima garis di dagu dan membolongi hidungnya, lalu ditutup dengan kayu.

Ini dilaksanakan agar mereka tidak dilirik beberapa pria dari suku lain. Mereka diwajibkan memakainya tiap hari. Walau telah menyusut, masih tetap ada Suku Apatani yang jaga adat ini semenjak 1970.

10. Menempatkan piring pada bibir, Suku Mursi – Ethiopia

Budaya unik untuk wanita Suku Mursi di Ethiopia. Untuk mereka, makin lebar bibir seorang, makan akan kelihatan makin cantik. Umumnya, mereka memakai piring yang dibuat dari tanah liat atau kayu memiliki ukuran 4 sampai 25 cm.

Saat sebelum terpasang di bibir, mereka harus ikhlas melepaskan dua sampai empat gigi. Seramnya kembali, mereka menggunting bibir sisi bawah supaya sesuai ukuran piring.

Menurut PBB, Hari Internasional Warga Tradisi Dunia punyai peran dalam perubahan adat mereka sesuai keperluan dan inspirasi. Jika kamu berlibur ke beberapa negara di atas, janganlah lupa mengenali tradisi setempatnya ya.

By Drajad